Banyumas - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Dr. H. Ibnu Asaddudin, S.Ag., M.Pd., secara langsung menyerahkan piala kejuaraan Speqta Matsani di Aula Sudirman MTs Negeri 1 Banyumas, Sabtu (14/02/2026).
Momentum penutupan ajang prestasi ini berlangsung khidmat dan penuh semangat dalam rangka memperingati HUT ke-85 MTsN 1 Banyumas, didampingi Kepala MTsN 1 Banyumas, Ali Nurdin, S.Ag., M.Pd.I.

Sekitar 600 siswa-siswi tingkat SD/MI se-Kabupaten Banyumas ambil bagian dalam kompetisi yang meliputi Try Out TKA, Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan Kaligrafi. Ajang ini digelar sebagai ruang aktualisasi bakat sekaligus syiar pendidikan madrasah yang unggul dan berkarakter Islami.

Kepala MTsN 1 Banyumas, Ali Nurdin, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta dan guru pendamping.
“Alhamdulillah, seluruh peserta telah menunjukkan performa terbaiknya. Semua sudah berikhtiar maksimal. Kami ucapkan selamat kepada para juara. Bagi yang belum meraih kemenangan, jangan berkecil hati karena kesempatan masih terbuka di waktu mendatang, ” tegasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia serta memohon maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan guru pendamping. Apabila dalam penyelenggaraan terdapat kekurangan, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Semoga Allah SWT meridai setiap langkah dan upaya kita, ” pungkas Ali Nurdin.
Sementara itu, Dr. H. Ibnu Asaddudin memberikan motivasi kepada para peserta agar terus melanjutkan pendidikan di madrasah.
“Pastikan kalian telah memantapkan hati untuk memilih MTs N 1 Banyumas sebagai tempat belajar dan menumbuhkan prestasi, ” ujarnya.
Ia menambahkan, “Terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga MTs N 1 Banyumas menjadi yang terdepan, juara, dan istimewa. Semoga Allah SWT merestui kegiatan hari ini. Selamat untuk kita semua, selamat untuk Indonesia.”
Speqta Matsani menjadi bukti nyata komitmen MTsN 1 Banyumas dalam membina generasi berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. Dari panggung madrasah, semangat prestasi itu berkobar, menguatkan tekad menuju pendidikan Islam yang semakin unggul dan membanggakan.
(Ning trm/YF2DOI)

Updates.