BANYUMAS - Dalam balutan suasana Syawal, Idul Fitri 1447 H/2026 M yang masih berembun haru, rombongan UPZ An Nur Rejasari, Purwokerto Barat, Banyumas, Jawa Tebgah, melaksanakan silaturrahmi Syawal ke kediaman Wakil Ketua IV Baznas Kabupaten Banyumas KH. Kodir di Desa Jipang, Kecamatan Karanglewas, Banyumas, Rabu malam (24/03/2026),
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus meneguhkan komitmen perjuangan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Rombongan dipimpin Ketua Asmah Asiyah, didampingi Penasehat Ust. Daryanto, Sekretaris Auliya Rahman, serta Bendahara Sri Wakhyuni.

Kehadiran mereka disambut hangat oleh KH. Kodir beserta istri dalam suasana penuh kekeluargaan dan keberkahan.

Prosesi diawali dengan sungkem yang dipimpin Ust. Daryanto. Dengan tutur lirih penuh penghambaan, ia menyampaikan, dengan segala kerendahan hati yang bersimpuh di hadapan keagungan Ilahi, kami menghaturkan Sugeng Riyadi Idul Fitri, permohonan maaf lahir dan batin, minal ‘aidzin wal faidzin.
"Semoga setiap khilaf yang terucap dan setiap salah yang terlintas dilebur dalam samudera ampunan-NYA. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, wa ja‘alana minal ‘aidin wal faizin. Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah kita, membersihkan hati, melimpahkan rahmat dan maghfirah, serta mengembalikan kita pada fitrah dalam keberkahan, " tuturnya.
Satu per satu anggota rombongan kemudian mengikuti sungkem sebagai wujud takzim kepada ulama yang selama ini membimbing melalui pengajian rutin di Sekretariat UPZ An Nur. Tradisi ini menjadi penegas nilai adab, penghormatan, dan keberlanjutan sanad keilmuan yang terjaga.
KH. Kodir dalam sambutannya menyampaikan, menerima segala permohonan maaf, dan memohon maaf atas segala khilaf.
"Semoga silaturrahmi ini menjadi jalan turunnya keberkahan dan penguat langkah kita dalam kebaikan, " terangnya.
Nyai Kodir juga turut menegaskan doa serupa, mendoakan seluruh rombongan agar senantiasa dalam lindungan Allah SWT.
Dalam obrolan yang hangat, KH. Kodir memberikan nasihat yang menggugah, bahwa Perjuangan di jalan ZIS adalah ladang amal yang mulia. Jagalah keikhlasan, karena dari situlah Allah SWT menurunkan kekuatan dan keberkahan.
"Program-program Baznas, baik sebelum, saat, maupun setelah Ramadhan, harus dijalankan dengan skala prioritas tepat sasara, yang jelas agar manfaatnya benar-benar dirasakan umat, " ungkapnya.
Pesan tersebut menjadi penguat arah gerak UPZ An Nur Purwokerto Barat yang sangat aktif pergerakanya selama ini dalam mengemban amanah umat, tidak hanya sebagai penghimpun dana, tetapi juga sebagai penggerak kemaslahatan yang berkelanjutan.
Dalam perjalanan pulang, rombongan UPZ An Nur, melanjutkan silaturrahmi ke kediaman Nur Khasanah di wilayah Karanglewas Lor, Purwokerto Barat.
Kunjungan ini menjadi bagian dari kepedulian keluarga besar UPZ An Nur kepada salah satu timnya yang tengah berduka atas wafatnya sang suami, almarhum Ust. Asron, pada 3 Maret 2026.
Diketahui, almarhum selama hidupnya bersama Nur Khasanah merupakan petugas lapangan UPZ An Nur yang selama ini aktif dalam perjuangan ZIS.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan tidak hanya bersilaturrahmi dan bermaafan, namun juga menyampaikan doa serta dukungan moril pada keluarga almarhum semoga kusnul khatimah, diampuni segala dosanya, dilapangkan kuburnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan iman.
Rombongan juga berharap keluarga yang ditinggalkan tetap kuat, dan semangat perjuangan yang telah dirintis almarhum dapat terus dilanjutkan sebagai amal jariyah yang tak terputus.
Malam itu, silaturrahmi menjelma cahaya, menyambung yang terpisah, menguatkan yang rapuh, dan meneguhkan langkah dalam jalan pengabdian.
Sebab di antara doa, air mata, dan kebersamaan, tersimpan harapan bahwa setiap langkah kecil di jalan kebaikan akan bermuara pada keberkahan yang abadi.
(Djarmanto-YF2DOI)

Fadlizon