BANYUMAS - PC Pergunu Kabupaten Banyumas kembali meneguhkan komitmennya dalam memuliakan profesi guru dengan menggelar Brainstorming Pendidikan putaran ke-11 bersama PAC Pergunu Cilongok.
Kegiatan bertajuk “Perkuat Kompetensi Guru” ini dilaksanakan di SMK Ma’arif NU 1 Cilongok pada Minggu, 18 Januari 2026, sebagai ikhtiar bersama untuk menguatkan kualitas pendidik di tengah dinamika zaman yang terus berubah.

Forum ini dihadiri jajaran PC Pergunu Banyumas, MWC NU Cilongok, PAC Pergunu Cilongok, serta guru-guru NU se-Kecamatan Cilongok. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan ide, doa, dan dedikasi, tempat para guru saling menguatkan peran sebagai penjaga ilmu, penanam akhlak, sekaligus pelita peradaban.
Ketua PC Pergunu Banyumas, Dudiyono, menegaskan bahwa kompetensi guru tidak hanya diukur dari kecakapan akademik, tetapi juga dari kehadiran ruh pendidik dalam proses belajar. Ia menyatakan dengan penuh keyakinan,
“Ruh guru harus benar-benar hadir dalam proses pembelajaran. Guru bukan sekadar pengajar, tetapi juga role model dan teladan yang membimbing serta melayani peserta didik dengan penuh cinta, ” tutur Dudi kepada awak media Minggu sore (18/01/2026).
Lebih lanjut, Dudiyono mengingatkan bahwa secanggih apa pun teknologi, ia tidak akan pernah mampu menggantikan keagungan jiwa seorang guru.
“Nilai-nilai keteladanan dan sentuhan kemanusiaan itu tidak dapat digantikan oleh Artificial Intelligence (AI). Di situlah kemuliaan profesi guru, yang tak tergantikan oleh mesin dan algoritma, " terangnya.
Sementara itu, Sekretaris PC Pergunu Banyumas, Saiful Hamdi, menekankan pentingnya membangun relasi pendidikan yang utuh dan beradab.
“Guru harus mampu menjalin hubungan harmonis, mulai dari guru dengan murid, guru dengan sesama sejawat, guru dengan stakeholder madrasah atau sekolah, guru dengan pimpinan, hingga guru dengan para pemangku kebijakan, ” ungkapnya.
Menurutnya, relasi yang sehat adalah fondasi terciptanya iklim pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Ketua PAC Pergunu Cilongok, Wiwin Setiadi, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran PC Pergunu Banyumas.
Ia menuturkan, “Kami berterima kasih atas kehadiran PC Pergunu Banyumas yang memberikan penguatan nyata bagi kompetensi guru di Cilongok. Kami berharap Pergunu terus menghadirkan pencerahan sekaligus advokasi atas berbagai problematika yang dihadapi para guru, ” Tuturnya.
Dari unsur tuan rumah, Kepala SMK Ma’arif NU 1 Cilongok, Fatcul Aziz, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru harus dilakukan secara berkesinambungan dan terwadahi lintas jenjang. Ia menegaskan,
“Kegiatan peningkatan kapasitas guru harus dilaksanakan secara kontinyu, terstruktur, dan menyentuh semua jenjang pendidikan agar mutu guru benar-benar tumbuh dan mengakar, " tambahnya.
Senada dengan itu, Kepala SMP Ma’arif NU Cilongok, Hidayatullah, menekankan pentingnya sinergi semua elemen.
“Kolaborasi seluruh lini Pergunu adalah kunci agar setiap program mampu berkontribusi signifikan dalam meningkatkan mutu guru dan mengangkat martabat pendidikan NU, " pungkasnya.
(Djarmanto-YF2DOI)
