BANYUMAS - Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dipenuhi suasana haru, bangga, dan semangat juang yang membuncah, Minggu (23/11/2025).
Kepala Kantor Kemenag Banyumas, H. Ibnu Asaduddin, melepas secara resmi Kafilah MTQ KORPRI Banyumas 2025 yang akan berlaga pada tingkat Provinsi Jawa Tengah bertempat di BBPMP Semarang tanggal 24–25 November 2025.

Dalam arahannya, H. Ibnu menegaskan adanya perubahan besar dalam paradigma aparatur pemerintah dan kepemimpinan modern.

“Ada pergeseran paradigma aparatur pemerintah saat ini. Jika dulu amirul qaumi maalikul ummah, pemimpin laksana raja, maka kini harus menjadi khodimul ummah, pelayan umat, ” ujarnya membuka sambutan.
Menurutnya, konsekuensi menjadi pelayan umat adalah kewajiban untuk terus meningkatkan kompetensi.
“Setiap aparatur hendaknya terus belajar, agar digdaya, siap dipanggil negara kapan saja. Kita boleh membaca Al-Qur’an dengan lantang dan indah, namun tidak boleh meninggalkan jati diri sebagai wong Banyumas yang cablaka, tulus, dan penuh kasih, ” tegasnya.
H. Ibnu menegaskan bahwa gelaran MTQ KORPRI merupakan bagian dari ikhtiar besar untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di dalam tubuh birokrasi. Hingga kini, MTQ KORPRI telah diselenggarakan tujuh kali di berbagai provinsi, dan tahun 2025 tengah menunggu jadwal nasional.
Ia juga berpesan agar Seksi Bimas dan Bapor KORPRI Kemenag Banyumas dapat mengambil peran lebih strategis.
“Semoga kafilah Banyumas mampu mengibarkan Panji Banyumas di tingkat provinsi. Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi upaya memperkokoh spiritualitas, religiusitas, serta menumbuhkan nilai rohani ke dalam birokrasi, ” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Ibnu menyinggung pesan mendalam dari surat Al-Fatihah yang dimulai dengan Bismillahirrahmanirrahim, simbol nilai kasih sayang Ilahi.
“ASN adalah pembawa risalah kasih sayang melalui program pemerintah. APBN, APBD, hingga iuran KORPRI harus dikelola dengan bersih, tanpa menjadi bumerang dalam bentuk pungutan liar. Inilah tugas besar kita, dan MTQ KORPRI menjadi salah satu jalannya, ” tambahnya.
Kafilah MTQ KORPRI Banyumas yang diberangkatkan Bersama Koordinator, Edi dan Amin Supangat, dengan peserta :
1. Siti Mukhsonah (KUA Sumpiuh) – Hafalan Juz 30 (Pi).
2. Badriyah (KUA Tambak) – Hafalan Surat Ali Imran.
3. Laeli Najihah (Penyuluh KUA Sumpiuh) – Hafalan 7 Surat Pilihan.
4. Darwati (Guru SDN 2 Petir) – Tilawah.
5. Umi Lutfi Chabibah (Penyuluh KUA Karanglewas) – Hafalan Surat Al-Baqarah (Pi).
6. Rifqoh (Penyuluh KUA Kedungbanteng) – Kaligrafi Dekorasi.
7. Akhmad Arifudin (Penyuluh Sokaraja) – Hafalan Surat Ali Imran (Pa).
8. Singgih Mualim (Penyuluh Purwokerto Selatan) – Hafalan Surat Al-Baqarah (Pa).
9. Asasul Baidlo (MA Mida) – Hafalan Surat An-Nisa (Pi)
Dengan bekal kemampuan, semangat pengabdian, dan doa seluruh keluarga besar Kemenag Banyumas, para peserta diharapkan mampu memberi persembahan terbaik untuk daerahnya.
“Semoga kafilah kita mampu membawa nama harum Banyumas, sekaligus meneguhkan bahwa birokrasi yang berorientasi pelayanan adalah birokrasi yang berpeluh kasih dan bernafaskan Al-Qur’an, ” tutup H. Ibnu penuh optimisme.
(Djarmanto-YF2DOI)

Updates.