MTsN 1 Banyumas Menyemai Kurikulum Berbasis Cinta di Era Digital

    MTsN 1 Banyumas Menyemai Kurikulum Berbasis Cinta di Era Digital
    MTsN 1 Banyumas Menyemai Kurikulum Berbasis Cinta di Era Digital

    Banyumas - MTsN 1 Banyumas, Jawa Tengah, kembali meneguhkan komitmennya membangun pendidikan berjiwa kasih sayang melalui kegiatan Diseminasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang dirangkai dengan rapat dinas serta sosialisasi pemanfaatan TV digital untuk pembelajaran. 

    Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026, bertempat di Aula Sudirman MTsN 1 Banyumas, mulai pukul 07.30 hingga 15.00 WIB, dan diikuti seluruh guru dengan penuh semangat pembaruan.

    Kegiatan strategis ini turut dihadiri Drs. Charis Munandar, M.Pd., selaku Pengawas Madrasah, yang memberikan penguatan atas materi Kurikulum Berbasis Cinta yang telah disampaikan para fasilitator.

    Kehadiran pengawas menjadi peneguh arah bahwa transformasi pendidikan madrasah tidak hanya berorientasi capaian akademik, namun juga pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai cinta.

    Kepala MTsN 1 Banyumas, Ali Nurdin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pembelajaran adaptif di tengah derasnya arus digitalisasi.

    Ia menyampaikan, “Di era digital ini, Bapak dan Ibu guru harus mampu menerapkan pembelajaran yang adaptif, berbasis penguasaan teknologi, serta terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, ” tegasnya, seraya mengajak seluruh pendidik untuk tidak berhenti belajar.

    Sementara itu, sosialisasi pemanfaatan TV digital sebagai media pembelajaran disampaikan oleh Ahmad Rianto, Ilyan, dan Abdul Mujib.

    Para narasumber memaparkan berbagai teknik inovatif, mulai dari pemanfaatan TV sebagai papan tulis digital, integrasi dengan internet, hingga pengembangan media visual interaktif yang mendukung proses belajar mengajar agar lebih hidup dan bermakna.

    Adapun Diseminasi KBC disampaikan oleh lima fasilitator, yakni Mami Suparmi, Kori Ariyani, Ghoni Nur Cahyo, Dyah, dan Miftah Nukhasanah, yang mengulas secara mendalam konsep Panca Cinta, cinta kepada Allah SWT dan Rasul-NYA, cinta kepada diri dan sesama, cinta kepada ilmu pengetahuan, cinta kepada lingkungan, serta cinta kepada bangsa dan tanah air sebagai fondasi pembelajaran holistik.

    Penguatan materi kembali ditekankan oleh Charis Munandar yang menyampaikan, “Tugas guru adalah mengintegrasikan setiap materi pelajaran dengan Panca Cinta. Nilai bukan satu-satunya tolak ukur prestasi, tetapi perilaku baik juga merupakan bagian penting dari capaian peserta didik.”

    Senada dengan itu, Ali Nurdin berpesan agar peserta didik benar-benar diajak masuk ke “kubangan cinta”, seraya mengatakan, “Jika Panca Cinta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, alangkah indahnya wajah pendidikan kita", pungkasnya.

    (humas/trm/YF2DOI)

    banyumas mtsn 1 banyumas
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Apel Kedisiplinan MTsN 1 Banyumas, Spirit...

    Artikel Berikutnya

    Kepala Kemenag Banyumas Dr. H. Ibnu Asaddudin...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Latihan Kesiagaan I TA 2026, Uji Kesiapan Personel dan Sistem Penanggulangan Kontinjensi
    Casis Bintara PK TNI AU A-57 Lanud Sultan Hasanuddin Jalani Sidang Pantukhirda
    Tahap IPC Super Garuda Shield 2026, Wujud Komitmen TNI Perkuat Kerja Sama Indo-Pasifik
    Perkuat Diplomasi Militer, Panglima TNI Bersama Menhan RI Terima Courtesy Call Kasau Pakistan
    Genjot Budaya Baca, Nawal Yasin Targetkan 8.563 Perpustakaan Desa/Kelurahan di Jateng

    Ikuti Kami