PURWOKERTO - Kedisiplinan bukan sekadar rutinitas, melainkan fondasi utama dalam menegakkan amanah dan meraih keberkahan tugas. Kesungguhan menjalankan tanggung jawab menjadi nilai luhur yang harus senantiasa tumbuh dalam diri setiap guru dan karyawan sebagai penggerak pendidikan.
Semangat itu diteguhkan melalui Apel Kedisiplinan Guru, Karyawan MTs Negeri 1 Banyumas, dan Mahasiswa UIN SAIZU Purwokerto yang sedang PKL dan PPL, digelar di Lapangan tengah MTs Negeri 1 Banyumas, pada Senin, 9 Februari 2026, sebagai penanda awal penguatan etos kerja sekaligus penyemangat dalam mengawali proses kegiatan belajar mengajar di madrasah.

Bertindak sebagai pembina apel, Tri Wibowo menegaskan pentingnya kedisiplinan sebagai ruh pengabdian.
Ia menyampaikan, “Mari kita tingkatkan kedisiplinan kita dalam menjalankan tugas di madrasah, karena dari kedisiplinan itulah kualitas dan kepercayaan akan tumbuh, ” tegasnya di hadapan seluruh peserta apel.

Lebih lanjut, Tri Wibowo mengingatkan kompleksitas tantangan pendidikan seiring jumlah peserta didik yang hampir mencapai seribu orang. “Peserta didik kita memiliki karakter yang beragam, persoalan pun silih berganti setiap hari. Namun begitulah kehidupan, ia hadir untuk diselesaikan dengan kebijaksanaan dan kesabaran, ” ungkapnya penuh makna.
Ia juga mengajak seluruh guru untuk memperkuat sinergi, khususnya dalam pendampingan peserta didik. “Kami dari guru BK memohon kerja sama seluruh Bapak dan Ibu guru untuk bersama-sama meminimalisir permasalahan siswa, karena tugas besar ini tidak mungkin kami jalani sendiri, ” tambahnya dengan nada kolaboratif.
Menutup amanat, Tri Wibowo menyampaikan informasi strategis terkait Penerimaan Peserta Didik Baru MAN PK dan MAN Unggulan Nasional, dengan jadwal ujian pada 14–15 Februari 2026 serta pengumuman hasil seleksi pada 6 Maret 2026.
Apel berlangsung khidmat dan tertib hingga akhir, ditutup dengan doa oleh Jihadul Mustafidz, meneguhkan harap agar setiap ikhtiar pendidikan senantiasa bernilai ibadah.
(Humas/trm/YF2DOI)

Updates.