Jejak Perintis Disapa Doa, Spirit Harlah MTsN 3 Banyumas Menggema

    Jejak Perintis Disapa Doa, Spirit Harlah MTsN 3 Banyumas Menggema
    Jejak Perintis Disapa Doa, Spirit Harlah MTsN 3 Banyumas Menggema

    BANYUMAS - Menapaki jejak perjuangan para perintis, keluarga besar MTs Negeri 3 Banyumas menggelar ziarah kepada para tokoh pendiri madrasah pada Jumat pagi, (13/03/2026).

    Kegiatan penuh khidmat ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-29 MTs Negeri 3 Banyumas yang jatuh pada 17 Maret 2026.

    Rombongan dipimpin langsung Kepala Madrasah H. Sudir, S.Ag., M.S.I., didampingi Kepala Tata Usaha serta sejumlah perwakilan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), menuju wilayah Silado, sebuah tempat yang menyimpan jejak awal berdirinya madrasah tersebut.

    Dalam suasana yang sarat kekhusyukan, rombongan memanjatkan doa dan tahlil untuk para tokoh pendiri yang telah wafat. Lantunan doa mengalir syahdu, seakan menghidupkan kembali lembar-lembar sejarah perjuangan yang pernah ditorehkan para perintis madrasah.

    Ziarah ini menjadi peneguhan rasa hormat sekaligus pengingat bahwa keberadaan madrasah hari ini berdiri di atas pengorbanan dan ketulusan para pendahulu.
    Rangkaian ziarah juga dilanjutkan ke makam Ki Gado, salah satu tokoh penting perintis Desa Silado yang dikenal memiliki peran besar dalam sejarah perkembangan masyarakat setempat.

    Kehadiran rombongan madrasah di pusara tokoh desa itu menjadi simbol penghormatan kepada figur-figur lokal yang telah memberi warna dalam perjalanan pendidikan dan kehidupan sosial di wilayah tersebut.

    Usai menunaikan salat Jumat, rombongan melanjutkan agenda dengan bersilaturahim ke kediaman para tokoh pendiri yang hingga kini masih diberi kesehatan.

    Mereka mengunjungi rumah Dul Khafid dan Ahmad Sodik, dua sosok yang dahulu ikut merintis lahirnya madrasah.

    Pertemuan berlangsung hangat penuh kekeluargaan, diiringi kisah perjuangan masa lalu yang kembali dikenang sebagai pelita semangat bagi generasi masa kini.

    Demikian yang disampaikan Humas MTs Negeri 3 Banyumas Kepada  awak media Sabtu (14/03/2026).

    Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, H. Sudir, S.Ag., M.S.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ziarah ini bukan sekadar tradisi, tetapi sarana meneguhkan nilai perjuangan para pendiri.

    “Kami menyampaikan hormat dan terima kasih yang mendalam kepada para tokoh perintis. Semangat keikhlasan dan pengorbanan mereka adalah pondasi kokoh yang harus terus kami jaga dan wariskan kepada seluruh keluarga besar madrasah, ” tegasnya penuh harap.

    Ia juga menambahkan bahwa perjalanan madrasah selama hampir tiga dekade adalah bukti bahwa doa dan perjuangan para pendiri tidak pernah sia-sia.

    “Harlah ke-29 ini menjadi pengingat bahwa madrasah harus terus tumbuh, berprestasi, dan memberi manfaat luas bagi umat. Spirit para pendiri harus hidup dalam setiap langkah pengabdian pendidikan, ” ujarnya memberi arahan dan motivasi.

    Melalui ziarah dan silaturahim ini, MTs Negeri 3 Banyumas meneguhkan kembali jati dirinya sebagai lembaga pendidikan yang menghormati sejarah dan menjunjung tinggi nilai perjuangan.

    Spirit para perintis diharapkan terus mengalir menjadi inspirasi bagi guru, tenaga kependidikan, dan para siswa untuk melangkah maju dengan iman, ilmu, dan akhlak mulia.

    Di usia yang ke-29 sejak berdiri pada 17 Maret 1997, madrasah ini diharapkan semakin kokoh menebar cahaya pendidikan.

    Dari doa para pendiri, dari jejak sejarah yang terus dikenang, tumbuh harapan besar agar MTs Negeri 3 Banyumas terus menjadi lentera ilmu yang memberi manfaat luas bagi masyarakat dan meraih ridha Allah SWT.

    (HumasMTsN3/YF2DOI)

    banyumas mtsn 3 banyumas
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Shalat Idulfitri 1447H Banyumas Khidmat,...

    Artikel Berikutnya

    Ketika Ramadhan Pergi: Ujian Istiqamah di...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi
    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas

    Ikuti Kami