Madrasah Al-Ittihad 2 Pasir Lor Harlah Di Usia 40, Hebat Berdampak Bermanfaat

    Madrasah Al-Ittihad 2 Pasir Lor Harlah Di Usia 40, Hebat Berdampak Bermanfaat
    Madrasah Al-Ittihad 2 Pasir Lor Harlah Di Usia 40, Hebat Berdampak Bermanfaat

    BANYUMAS - Langit malam Pasir Lor seakan bersaksi, ketika Madrasah Diniyah (Madin) Al-Ittihad 2 Pasir Lor, Karanglewas, Kabupaten Banyumas, menggelar Opening Ceremony peringatan Hari Lahir ke-40 (01/04/1986) dengan penuh khidmat dan cahaya keberkahan.

    Kamis malam (02/04/2026) di pelataran madrasah Al Ittihaad 2 Pasir Lor, yang sarat sejarah, gema doa dan harapan mengalun, menyatukan ulama, umara, dan masyarakat dalam satu simpul pengabdian.

    Ketua Panitia, Ust. Desli Haryono, menegaskan bahwa empat dekade bukan sekadar perjalanan waktu, melainkan tanda kematangan ruh perjuangan. Dengan tema “Hebat, Bermartabat, Berdampak, dan Bermanfaat”, madrasah ini diharapkan menjelma bukan hanya sebagai menara ilmu, tetapi menjadi mata air kesejukan yang mengalirkan manfaat nyata bagi umat dan semesta. 

    Rangkaian kegiatan pun disiapkan sebagai wujud nyata pengabdian sosial, mulai dari khitan massal hingga pelayanan kesehatan dan pagelaran budaya wayang kulit, serta Service motor gratis, pelayanan Administarasi kependudukan, donor darah, lomba mewarnai, festival hadroh, jalan sehat, dan kegiatan lainnya.

    Kepala Madrasah, Ust. Jamil, S.Pd., menyampaikan kebanggaan atas eksistensi madrasah yang kini menaungi ratusan santri.

    "Kemuliaan madrasah terletak pada akhlakul karimah yang ditanamkan, menjadikannya bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan kawah candradimuka pembentuk insan beradab yang membawa rahmat bagi sekitarnya, " ungkapnya. 

    Dari jejak para pendiri, semangat tak pernah padam. Putra Pendiri Al-Ittihaad Pusat, Drs. K.H. Mughni Labib, M.Si. mengobarkan optimisme bahwa santri Madin Al Ittihaad mampu menembus cakrawala dunia, bahkan hingga ke universitas internasional seperti Al-Azhar Kairo, hanya dengan bekal keilmuan diniyah yang kokoh dan keberkahan guru yang tulus, dan Madrasah Al-Ittihaad 2 Pasir Lor Merupakan salah satu madrasah cabang yang paling aktif paling eksis sampai saat ini, kami dipusat selalu mengikuti melalui medsos dan pemberitaan.

    Pembukaan acara berlangsung sakral saat Juli Krisdianto, S.E. menyerahkan keris komando sebagai simbol estafet perjuangan, kepada Ketua Panitia Ust Desli Haryono. 

    Putra Pendiri Al-Ittihaad Pusat, Drs. K.H. Mughni Labib, M.Si, Setelah memimpin doa syukur keberkahan dan keselamatan, melanjutkan memotongan tumpeng syukur selamat, diberikan kepada seksi perlengkapan Juli Krisdianto.

    Juli Krisdianto dalam orasinya yang menggugah, ia menegaskan bahwa madrasah adalah benteng terakhir penjaga moral bangsa, tempat para guru ikhlas mengabdi tanpa pamrih, menjaga nyala akhlak di tengah derasnya arus zaman.

    Apresiasi juga mengalir dari Camat Karanglewas Edy Purbowo, S.Sos., yang menilai keberadaan madrasah sebagai pilar penting dalam membangun karakter masyarakat. 

    Malam itu semakin hidup dengan penampilan seni bela diri Pagar Nusa (PN), simbol kekuatan lahir dan batin, yang berpadu dengan suasana religius penuh kekhusyukan.

    Acara ditutup dengan doa yang dipimpin K.H. Ahmad Fathoni Ikhsan, mengangkat harapan ke langit, memohon agar madrasah ini terus menjadi lentera peradaban.

    Di usia ke-40, Madrasah Al-Ittihad 2 Pasir Lor bukan hanya berdiri, ia menyala, menerangi, dan menghidupkan harapan umat menuju masa depan yang lebih bercahaya.

    (Djarmanto-YF2DOI)

    banyumas al ittihaad 2 pasir lor madrasah banyumas berita banyumas al ittihaad 2 pasir lor terkini
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Silaturahmi Guru MA Al Falah Jatilawang...

    Artikel Berikutnya

    Beasiswa Satria BAZNAS Banyumas 2026 dibuka

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Euis Curi Perhatian di 'Semesta Berdendank', Hani Khumaira Bersinar
    Merajut Harapan dengan Sasirangan, Kisah Humanis Persit yang Menjaga Warisan dan Menguatkan Kemandirian
    Pelimpahan Berkas Perkara, Para Tersangka berikut Barang Bukti penganiayaan terhadap Sdr. AY
    ABK WNI Pulang Selamat dari Insiden Kapal Tenggelam di Vietnam
    BBM dan LPG Subsidi Disalahgunakan, Negara Rugi Rp1,26 Triliun

    Ikuti Kami