Ketua ORARI Banyumas Tahun  1988–1995, Ir. H. Alrianto Berpulang ke Rahmatullah

    Ketua ORARI Banyumas Tahun  1988–1995, Ir. H. Alrianto Berpulang ke Rahmatullah
    Ketua ORARI Banyumas Tahun  1988–1995, Ir. H. Alrianto Berpulang ke Rahmatullah

    PURWOKERTO - Dunia komunikasi radio amatir dan masyarakat Banyumas berduka. Ir. H. Alrianto Noto Purnomo (YC2HZR), tokoh ORARI sekaligus mantan Ketua ORARI Lokal Kabupaten Banyumas dua periode (1988–1995), telah berpulang ke rahmatullah pada Jumat, 3 Januari 2026, pukul 04.15 WIB di RS Geriatri Purwokerto.

    Almarhum lahir di Kudus, 16 Juni 1947, dan wafat dalam usia 78 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi keluarga besar ORARI Lokal Kabupaten Banyumas yang mengenal kiprah, keteladanan, dan jasa-jasanya semasa hidup.

    Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai figur sentral dan visioner dalam organisasi radio amatir.

    Ia mengemban amanah sebagai Ketua ORARI Lokal Kabupaten Banyumas periode 1988–1992 dan 1992–1995, sebelum estafet kepemimpinan dilanjutkan pada periode 1996–1999 oleh Pudjatman Agung Nugroho (YC2JFV).

    Selain dikenal sebagai pemimpin yang tegas, disiplin, dan mengayomi, almarhum juga dikenang memiliki jasa besar dalam penguatan kelembagaan ORARI.

    Salah satu kontribusi monumental beliau adalah turut memperjuangkan legalitas dan sertifikat Kantor Sekretariat (Seklok) ORARI Lokal Kabupaten Banyumas, yang hingga kini menjadi aset organisasi dan pusat aktivitas anggota.

    Hal tersebut terungkap dalam salah satu ungkapan takziah tertulis anggota ORARI Banyumas yang disampaikan di grup WhatsApp YH2AC, yang berbunyi:

    "Mari bersama-sama Takziah ke eumah duka atas wafatnya tokoh ORARI Banyumas Ir. H. Alrianto Noto Purnomo (YC2HZR). Semasa hidupnya, almarhum adalah tokoh kunci yang dengan segala daya dan upaya, bersama jajaran kepengurusan ORARI Lokal Kabupaten Banyumas saat itu, serta didukung jejaring rekanan dan relasi yang luas, berjuang secara konsisten dan penuh keikhlasan hingga ORARI Banyumas mampu memiliki aset tanah dan Sertifikat Hak Milik Kantor Sekretariat (Seklok) yang sah. Sugeng tindak Bapak Alrianto YC2HZR, insya Allah husnul khatimah yang terus dapat kemuliaan dari Allah SWT.” tulisnya.

    Ungkapan tersebut menjadi kesaksian hidup atas dedikasi almarhum, bahwa perjuangannya tidak berhenti pada jabatan, tetapi berbuah pada warisan nyata yang terus dirasakan manfaatnya oleh generasi ORARI Banyumas hingga hari ini.

    Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Perum Karangklesem, Jalan Sridadi II Nomor 49, Purwokerto Selatan, sebelum diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir.

    Prosesi pemakaman dilaksanakan di TPU Makam Kalisantri, Karangklesem, Purwokerto Selatan, sekitar pukul 13.45 WIB, dipimpin oleh kaum (kayim) setempat, yang juga menyampaikan sambutan duka dari unsur pemerintah kelurahan setekpat, serta memimpin doa pelepasan jenazah.

    Dalam sambutan keluarga, salah satu putra almarhum,  menyampaikan kesaksian penuh haru,

    “Bagi kami, almarhum bukan hanya seorang ayah, tetapi pahlawan keluarga, panutan, dan suri teladan. Beliau berjiwa mandiri, tegas, disiplin, dan mengajarkan tanggung jawab serta kejujuran dalam kehidupan.”
    Keluarga besar almarhum menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh pentakziah dan pihak yang telah memberikan doa serta perhatian, sekaligus memohon,

    “Kami sekeluarga mohon maaf atas segala khilaf dan kesalahan almarhum semasa hidupnya, serta mohon doa dan Surah Al-Fatihah untuk beliau.”

    Suasana duka tampak menyelimuti rumah duka. Lebih dari tiga ratus pelayat hadir dengan wajah-wajah syahdu.

    Karangan bunga berjajar di kanan dan kiri jalan, menjadi saksi bisu betapa almarhum dicintai dan dihormati.

    Ungkapan belasungkawa terus mengalir dari komunitas radio amatir, khususnya dari anggota ORARI Lokal Kabupaten Banyumas dan sekitarnya, yang mengenang almarhum sebagai pemimpin, penggerak, dan penjaga marwah organisasi.
    Kepergian Ir. H. Alrianto Noto Purnomo (YC2HZR) menutup satu lembar sejarah penting ORARI Banyumas, namun jejak pengabdian, keteladanan, dan amal jariyahnya, termasuk Sekretariat ORARI yang kini berdiri sah dan bersertifikat, akan terus hidup dan dikenang.

    Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni dosa-dosanya, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-NYA. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.


    (Djarmanto-YF2DOI)

    jawa tengah banyumas orari banyumas
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Bersih Lingkungan Menuju Bersih Amanah ORARI...

    Artikel Berikutnya

    MTsN 2 Banyumas Satukan Langkah Digital...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    MIN 3 Banyumas Bersinar di TKA Provinsi, Siswanya Tembus Juara 2 dari 730 Peserta 
    Bapas Purwokerto Kembali Lantik Pejabat Fungsional Ahli Muda
    Kodaeral X TNI AL Gelar Upacara Tabur Bunga di Laut Dalam Rangka Hari Dharma Samudera 2026
    ‎Wujudkan Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Purwokerto ikuti Panen Raya Serentak bersama Menteri Imipas
    Wamenhan RI Tinjau Kesiapan Pembangunan Infrastruktur Strategis TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin

    Ikuti Kami